Mengenal Komponen-Komponen AC Central

Komponen-Komponen AC Central

Untuk membuat sebuah AC Central berfungsi dengan baik, banyak komponen yang dibutuhkan. Karena AC jenis ini memiliki kinerja yang lebih maksimal dibandingkan AC biasa. Sebab dia harus membuat dingin banyak ruangan hanya dengan satu kontrol. Lantas apa saja komponen utama yang menentukan fungsi AC tersebut?

Komponen-Komponen AC Central

Berbagai Komponen AC Central

Secara umum ada lima komponen yang harus ada dalam sebuah AC jenis terpusat ini, jika salah satu komponen tidak berfungsi dengan baik maka AC juga tidak akan bekerja dengan maksimal. Karena masing-masing saling terhubung menciptakan sistem kerja AC.

  • Pompa Sirkulasi

Adalah komponen yang memiliki fungsi mengalirkan air dingin, biasanya terdapat dua jenis pompa ini di dalam sebuah sistem AC terpusat yaitu:

  1. Pompa kondensor air (condensor water pump) dengan fungsi untuk mengalirkan air bersuhu dingin dari kondensor, yang ada pada chiller menuju cooling tower atau tower pendingin.
  2. Pompa air dingin (chilled water pump) yang memiliki fungsi mengalirkan air, dalam kondisi dingin dari chiller ke koil pendingin.
  • Air Handling Unit

Merupakan mesin pada AC Central, yang memiliki fungsi untuk mengubah udara panas di dalam ruangan menjadi dingin. Prosesnya dengan konversi kalor, yang dilakukannya saat udara panas melewatinya. Komponen ini sangat penting, karena tanpanya proses pendinginan tidak akan terjadi.

  • Chiller

Komponen ini berupa mesin dengan fungsi mendinginkan air di bagian evaporator, sebelum dialirkan kembali melalui fan coil unit atau air handling unit. Chiller ini menggunakan sistem kompresi jenis uap sehingga membutuhkan bagian seperti kompresor, alat ekspansi, evaporator dan kondensor.

Kalau berdasarkan kompresor yang digunakan, chiller dibagi atas tiga jenis yaitu screw, reciprocating, dan centrifugal. Sedangkan dilihat dari kondensornya terdapat tiga jenis pula, yaitu water cooler, air handling unit, dan air cooler.

  • Cooling Tower

Disebut juga sebagai menara tempat terjadinya pendinginan. Fungsi komponen tersebut adalah untuk membuat dingin air panas yang mengalir dari kondensor, caranya dengan sistem konveksi paksa yang melibatkan kipas khusus yang biasa disebut blower. Setelah air menjadi dingin, sistem menara akan mengirimkannya kembali pada chiller.

Dalam sistem kerjanya terdapat beberapa komponen pipa yang dilengkapi dengan casing, noozle, blower, dan bak penampungan. Sehingga kinerja menjadi lebih efektif dan mendukung proses pendinginan ruangan skala besar, dengan lebih cepat dan tepat.

  • Filter

Adalah komponen yang terdapat dalam air handling unit, dengan fungsi menyaring udara yang masuk ke dalam sistem pendinginan, sehingga bebas dari berbagai jenis kotoran. Hal ini juga meminimalisir kotoran tersebut, masuk ke dalam mesin utama AC Central.

  • Cooler Coil

Komponen ini memiliki fungsi menurunkan temperatur udara, yang masuk ke dalam sistem pendingin. Dari yang awalnya panas menjadi dingin, dengan menggunakan sistem deteksi suhu panas.

  • Centrifugal fan

Terakhir adalah kipas atau biasa disebut blower, yang memiliki fungsi untuk menyebarkan udara  dingin lewat ducting ke semua ruangan yang masuk dalam jangkauan AC terpusat ini. Sehingga udara dingin bisa dirasakan merata, disesuaikan dengan tingkat dingin yang diinginkan.

Demikianlah penjelasan lengkap tentang komponen apa saja yang dimiliki sebuah AC Central, sehingga membuat kinerjanya jadi lebih maksimal. Untuk memastikan semua komponen bekerja dengan baik dan tahan lama, perlu dilakukan perawatan secara berkala pada setiap komponen. Kalau tidak, maka kinerjanya pasti akan terganggu dan membuat ruangan tidak lagi dingin maksimal.

 

Dapatkan harga ac central terbaik hanya di temtera.com!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *